Profil Umum

Yayasan Al Umanaa adalah yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Yayasan ini beralamat di Jl. Pelabuhan II KM. 10, Pasirmalang Rt 001 Rw 014, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Yayasan Al Umanaa diprakarsai oleh Al Ustadz Mindjali AS dan beberapa orang yang mempunyai kesamaan cita-cita, yaitu ingin mencerdaskan, menyejahterakan, dan mendidik generasi penerus agar kelak mampu mengemban amanah Allah Swt. sebagai khalifah-Nya di muka bumi. Yayasan ini berpedoman kepada Diin al-Islam yang bersumber kepada Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya, bukan organisasi kekuatan sosial politik, dan bukan pula bagian dari salah satu organisasi kekuatan politik manapun juga. Yayasan Al Umanaa merupakan organisasi nonprofit.

Dalam bidang sosial, Yayasan  Al Umanaa memrogramkan: 1) Dalam jangka pendek mendirikan lembaga pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), SD, SMP, SMA, dan sederajat. 2) Dalam jangka panjang mendirikan Perguruan Tinggi. 3) Mendirikan dan menyelenggarakan kursus-kursus keterampilan sebagai upaya untuk memberdayakan generasi muda. 4) Memberikan beasiswa pendidikan kepada peserta didik yang berprestasi dan tidak mampu secara ekonomi. 5) Dalam jangka panjang mendirikan Poliklinik (Rumah Sehat) untuk memenuhi hajat masyarakat, terutama kaum dhuafa.

Dalam bidang  kemanusiaan, Yayasan Al Umanaa memberikan perhatian dan kepedulian untuk merespon masalah-masalah yang dihadapi masyarakat “bawah” atau “marginal” (terpinggirkan) melalui kegiatan dan fasilitas yang tersedia sebagai pengejawantahan tanggung jawab, dengan motto “dari, oleh, dan untuk ummat” dengan jiwa “ta-awun” (tolong menolong) dan “tawazun” (gotong royong). Yayasan Al Umanaa dapat bertindak selaku fasilitator dan mediator untuk menjembatani sekaligus mempersempit jurang masyarakat “the haves” dengan masyarakat “the haves not”.

Dalam bidang keagamaan memprogramkan: 1) Mendirikan masjid sebagai pusat kegiatan ummat yang juga berfungsi untuk mengelola infaq, zakat, shodaqoh, dan lain sebagainya. 2) Mendirikan pesantren yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman ilmu dan penghayatan serta pengamalan ajaran Islam (tafaqquh fi al-din) sebagai upaya menciptakan lingkungan pergaulan masyarakat yang beriman, berilmu, terdidik, bertaqwa, berakhlaq karimah, damai dan sejahtera.