Open post

Persembahan Santri Al Umanaa Dalam Khutbatul ‘Arsy 2018

Hari besar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa yang dinanti-nanti akhirnya datang juga. Khutbatul ‘Arsy, acara besar tahunan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ini dilaksanakan pada 1 September 2018 silam.

Khutbatul ‘Arsy adalah momen tatap muka seluruh civitas Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, di antaranya pengurus dan pengajar pondok, seluruh santri, wali santri, dan masyarakat. Salah satu tujuan besar acara ini dilaksanakan adalah untuk menunjukkan hasil belajar santri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Hasil belajar santri selama di pondok akan kurang lengkap jika disampaikan melalui laporan tertulis saja.

Dalam kesempatan ini, Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menyampaikan khutbah yang berisi tentang penyamaan pandangan mengenai arah gerak pendidikan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa serta pencapaian-pencapaian pondok dari tahun ke tahun.

Khutbah Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Pada momen yang sama, Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H. Adjo Sardjono, M.M. berkesempatan hadir menyampaikan kuliah umum. “Saya baru pertama kali menginjakkan kaki di Al Umanaa, meskipun sudah sering mendengar kabar tentang Al Umanaa,” begitu komentar beliau di awal kuliah umumnya. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, juga menginformasikan terkait rencana pembangunan infrastruktur yang mendukung perkembangan Kabupaten Sukabumi, seperti pembukaan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) di tahun 2019, hingga wacana pembangunan bandar udara di area Cikembang.

Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa bersama Wakil Bupati Sukabumi

Dalam Khutbatul Arsy 2018, hasil karya santri ditunjukkan dalam dua bagian, yaitu Prakarsa (Pameran Karya Santri Al Umanaa) dan Perkasa (Pertunjukan Karya Santri Al Umanaa).

Prakarsa, Pameran Karya Santri Al Umanaa adalah wahana santri mempresentasikan langsung pameran dan keterampilannya di hadapan pengunjung. Di pintu masuk pameran, pengunjung disambut dengan tulisan “Welcome to Al Umanaa City” dalam arab, bahasa inggris, jepang, mandarin, jerman, sesuai dengan bahasa yang saat ini dipelajari oleh santri.

Pada bagian pertama, santri Al Umanaa menunjukkan beberapa infografis mengenai perkembangan Al Umanaa, 5 konsep pendidikan ideal Al Umanaa, rencana pengembangan Al Umanaa, juga data pencapaian prestasi lembaga dan santri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dari bulan Juli 2014 hingga Agustus 2018.

Sesuai dengan tema “Dari Santri Merekat Umat Untuk Mewujudkan Peradaban Gemilang”, santri Al Umanaa membuat simulasi peradaban gemilang dalam pameran dan bazar, yang mencoba mencakup seluruh aspek kehidupan. Di antaranya ada pasar sehat, pertanian, restoran, rumah sehat, pengelolaan sampah, dan pertokoan. Para pengunjung dapat menikmati makanan yang dibuat oleh santri, berbelanja produk hasil karya santri, hingga mengecek dan konsultasi kesehatan dengan dibantu oleh alumni Al Umanaa yang saat ini kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selepas isya, pengunjung disuguhi Perkasa, Pertunjukan Karya Santri Al Umanaa di atas panggung. Keterampilan santri dalam berakting, berbahasa asing, bicara di depan umum, bergerak berirama, dan lain sebagainya ditampilkan dalam rangkaian aksi memukau. Puisi, drama bahasa asing, paduan suara, tari Aceh, permainan angklung, nasyid, shadow show, dan pertunjukan lainnya berhasil membuat seluruh pengunjung tidak bergerak dari kursinya hingga pukul 10 malam.

Alhamdulillah, acara berlangsung sangat sukses dan meriah. Semoga acara ini dapat menjadi sarana rekam jejak Pondok Pesantren Modern Al Umanaa untuk terus mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan menjadi lebih baik ke depannya.

Open post

Wakili Kabupaten Sukabumi, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa Meraih Emas di Pospeda 2018

Setelah berhasil membawa nama Provinsi Jawa Barat di perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) 2016 lalu di Banten, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa kembali dipercaya untuk mewakili Kabupaten Sukabumi di ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Daerah (Pospeda) pada tanggal 24-27 September 2018. Pospeda kali ini dilaksanakan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dengan dibuka langsung oleh wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Kontingen Kabubaten Sukabumi

Kompetisi 3 tahun sekali di tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Provinsi Jawa Barat ini, menunjukkan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, santri dituntut tidak hanya pintar mengaji saja. Namun juga harus memiliki keterampilan-keterampilan untuk menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu diperlukan sarana untuk menyaring dan menumbuhkan bakat, minat dan potensi anak.

Tidak ada kenikmatan sebelum kepayahan. Proses pemilihan delegasi melalui seleksi ketat dan persiapan matang dari segi materi, mental, hingga fisik yang prima. Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengirimkan 4 delegasi lomba pidato bahasa arab dan inggris putra dan putri.

Alhamdulillah, delegasi Pondok Pesantren Modern Al Umana berhasil meraih:
1. Medali emas (Juara pertama) Pidato Bahasa Inggris Putri oleh Siti Nurmalasari Suparman,
2. Medali Perunggu (Juara ketiga) Pidato Bahasa Inggris Putra oleh Muslih Attoyibi, dan
3. Medali Perunggu (Juara ketiga) Pidato Bahasa Arab putri oleh Latifah Sa’diyah

“Tentu senang dan bersyukur kepada Allah, karena bisa memberikan yg terbaik untuk Al Umanaa dan Kabupaten Sukabumi. Semoga di ajang Pospenas nanti kita kembali dapat bersuara. Amiin.” komentar salah seorang pembimbing, Ustadz Faqih Al Haq, S.Hum. Proses pelatihan dan pendampingan delegasi Al Umanaa juga berada di bawah bimbingan pelatih/guru public speaking Al Umanaa, yaitu Ustadzah Amalia Dianah, S. KPm., M.Si.

Penampilan Siti Nurmalasari Suparman

InsyaAllah Siti Nurmalasari Suparman akan melanjutkan perjuangannya ke tingkat nasional dalam Pospenas, yang akan diselenggarakan tahun 2019 di Bangka Belitung. Kita doakan semoga Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dapat memberikan yang terbaik. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin

Open post

Sepeda dan Penghargaan Hari Anak Nasional 2018

Hotel Selabintana menjadi saksi keriuhan dan kemeriahan peringatan Hari Anak Nasional 2018 yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Sukabumi. Balon-balon, spanduk-spanduk, serta panggung menjadi pertanda kemeriahan pada hari Jumat, 23 Agustus 2018.

Peringatan yang mengusung tema Anak Indonesia Gesit Empati Berani Unggul dan Sehat (GENIUS) tersebut dibuka oleh Bapak Bupati Sukabumi sekaligus menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi dan bantuan kursi roda serta tongkat penyangga kaki.
Acara tahun ini menjadi sangat speial, karena salah seorang santri Al Umanaa menjadi peraih penghargaan siswa berprestasi yang diserahkan oleh Bupati Sukabumi, Bapak H. Marwan Hamami. Santri berprestasi itu bernama M. Muslih Attoyibi, asli Sukabumi. Tak hanya selembar piagam, Ananda Muslih juga mendapatkan uang pembinaan dan sebuah sepeda, senangnya!

M. Muslih Attoyibi merupakan anak ketiga dari pasangan Bapak Saepudin dan Ibu Yayah Wardiah. Ia sudah menjadi santri Al Umanaa sejak tahun 2015, sebagai angkatan kedua. Selama di Al Umanaa, santri yang gemar membaca buku seri Sherlock Holmes ini sudah menorehkan lima prestasi. Salah satunya, penggemar olah raga pingpong ini berhasil menjadi juara tiga Kompetisi Matematika Nalaria dan Realistik (KMNR) Nasional tk. SMP yang diselenggarakan di Ancol, Jakarta, pada April 2018 (selengkapnya dapat dibaca di sini).

Terakhir, ia meraih medali silver dalam Kompetisi Matematika AIMO. Kejuaraan inilah yang membukakan kesempatan Ananda Muslih berangkat ke Thailand dalam kejuaraan AIMO tingkat ASEAN. Sayangnya, dikarenakan masalah akomodasi, Ananda Muslih tidak sempat berjuang di laga tersebut. Meski demikian, semangat Ananda Muslih terus membara dalam mewujudkan cita-citanya. Semoga senantiasa lahir anak-anak Indonesia berprestasi di seluruh Indonesia! (HFD)

Open post

Peringatan Idul Adha 1439 H di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ
“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaaha illallahu wallahu akbar Allaahu akbar walillaahil hamd”

Gema takbir mulai berkumandang di langit Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tepat pada tanggal 10 Dzulhijah 1439 H. Setelah berbuka puasa dan menunaikan shalat maghrib berjamaah, sepanjang malam takbir dilantunkan oleh para santri dan guru. Rasa rindu santri pada kampung halaman terobati karena Idul Adha dirayakan bersama dengan keluarga besar pondok. Rangkaian sunnah dalam Idul Adha dilangsungkan di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa.

Shalat Ied berjamaah dilaksanakan di masjid Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Usai shalat Ied dan menyantap sarapan bersama, prosesi pemotongan hewan kurban dibuka oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Ust. Mindjali A.S.

Shalat Ied berjamaah di Masjid Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Alhamdulillah di tahun ini Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menerima kurban sejumlah 20 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Seluruh santri pun sudah belajar untuk menyisihkan rezekinya dan mampu berkurban 3 ekor kambing, yang dikoordinasikan oleh Ikatan Santri Mahad Al Umanaa (ISMU).

Proses pemotongan hewan kurban oleh para santri putra

Pemotongan hewan kurban akan berjalan hingga tanggal 12 Dzulhijah 1439 H, yang bertepatan pada tanggal 24 Agustus 2018. Sebagai bentuk pembelajaran, seluruh santri dilibatkan dalam proses pemotongan dan pengolahan daging kurban. Sejumlah 623 orang yang terdiri atas santri dan masyarakat sekitar akan menerima daging kurban.

Suasana santri putri membuat sate
Santri putra yang tidak kalah handal dalam mengolah daging kurban menjadi sate
Pembagian daging kurban untuk masyarakat sekitar

“Berkurban itu bukan hanya menyembelih binatang, tapi juga menghilangkan sifat kebinatangan dari diri kita,”

Itulah kutipan khutbah Idul Adha oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, usai shalat Ied berjamaah.

Semoga ketaatan, ketaqwaan serta keikhlasan Nabi Ibrahim A.S. & Nabi Ismail A.S. menjadi teladan & selalu menjadi perilaku dalam kehidupan kita.

Open post

Selamat Datang Keluarga Baru Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Ahad, 15 Juli 2018 Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menyambut keluarga baru.

“Selamat datang santri baru pemimpin masa depan”

Spanduk bertuliskan ucapan selamat datang tersebut menyambut hangat para santriwan dan santriwati baru untuk bersama-sama menimba ilmu di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa.

Upacara pembukaan MPLS dengan 3 bahasa pengantar; Indonesia, Arab, dan Inggris

Seluruh staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa serta pengurus Ikatan Santri Mahad Al Umanaa turut menyambut para santri dan wali santri baru pada hari itu. Santri-santri baru Al Umanaa berasal dari berbagai daerah, mulai dari yang terdekat yaitu Sukabumi, hingga dari pulau seberang, salah satunya Pulau Sumatera. Selama 3 hari pertama mondok, para santri baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Santriwan dan santriwati baru dikenalkan dengan sarana prasarana, tata tertib, sunnah ma’had, juga jajaran staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Mereka juga diberikan serentetan kegiatan lapangan untuk meningkatkan kerjasama tim dan saling mengenal satu sama lain. Selain itu, santriwan dan santriwati yang sebelumnya mayoritas tinggal bersama orang tuanya di rumah, dibimbing oleh wali kamar dalam hal merapikan dan membersihkan perlengkapan pribadi dan kamar.

Kegiatan santri baru putra dalam praktek bahasa Inggris, Arab, dan Jepang
Kegiatan team building santri baru putra
Kegiatan team building santri baru putri
Kegiatan santri baru putri pengenalan kosakata bahasa inggris, arab, dan jepang

 

Hakikat pendidikan adalah menjaga manusia dalam fitrahnya”,

Kalimat tersebut disampaikan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Ust. Mindjali A.S. dalam tausiyahnya. Santriwan dan santriwati baru bersama-sama dengan santri lama lainnya diingatkan kembali akan tujuan pendidikan di awal tahun ajaran baru. MPLS ditutup oleh direktur pondok dengan menularkan semangat dan bekal hidup, yaitu menjadi manusia yang beraqidah islamiyah, berakhlaqul karimah, berilmu luas, terampil, dan sehat. InsyaAllah di tahun ajaran baru ini Pondok Pesantren Modern Al Umanaa telah menambah bibit-bibit unggul untuk membangun generasi pemimpin masa depan yang gemilang. Aamiin ya Rabbal a’lamiin.. (AA)  

Santri baru putra Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019
Santri baru putri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019

Open post

Kunjungan Biro Penataan Kota & Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta ke Al Umanaa

“Pesantren ini sangat luar biasa! Disini ada tiga bahasa (bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Jepang). Dan saya pikir itu adalah hal yang luar biasa karena dengan menguasai berbagai macam bahasa berarti kita juga bisa menguasai berbagai macam ilmu.”

Itulah yang disampaikan oleh Ibu Vera Revina Sari (Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta) setelah menyaksikan suguhan penampilan dari santri Al Umanaa. Ibu Vera bersama rombongan yang terdiri 17 orang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Modern Al Umanaa (Sabtu, 21 April 2018). Sebagaimana sunnah yang senantiasa ditegakan oleh Pondok untuk selalu memuliakan tamu, para santri menyambut rombongan dengan suguhan penampilan dari hasil belajar mereka. Penampilan terdiri atas marawis, kaiwa (percakapan dalam bahasa Jepang), pembacaan nama-nama surat di dalam Al Qur’an, al qishah (bercerita dalam bahasa Arab), story telling (bercerita dalam bahasa Inggris, dan pidato bahasa Inggris. Pada kesempatan ini turut hadir pula Ustadz Mindjali A.S. (Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa) dan Ustadzah Gustinaningsih (Ketua Yayasan Al Umanaa). Seusai penampilan santri, rombongan tamu menyerahkan shadaqah dalam bentuk uang tunai, mushaf Al Qur’an, dan juga perlengkapan olahraga. Shadaqah tersebut diserahkan secara simbolis oleh pimpinan rombongan kepada Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa. Kunjungan pada hari tersebut ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati suguhan minuman kelapa muda dan berfoto bersama. (AZW)

 

 

Open post

Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Al Umanaa Boarding School T.P. 2017/2018

Ujian adalah suatu tahap dalam kehidupan. Sebuah fase saat manusia ditantang dengan permasalahan dan soal. Ujian adalah fitrah, dikisahkan juga dalam Al Quran QS 2:124 saat Nabi Ibrahim diuji Rabbnya. Nabi berhasil menunaikan dan diangkatlah ia menjadi pemimpin. Maka ujian juga merupakan sebuah fase saat manusia, yang mampu melewatinya, akan diangkat ke tahap yang lebih tinggi.

Senin, 23 April 2018, menjadi hari yang dinantikan pelajar kelas 9 SMP seluruh Indonesia, khususnya kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School. Hari itu menjadi hari pertama ujian nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Ujian dilaksanakan hingga 26 April 2018 ini dilaksanakan di Kantor Yayasan Al Umanaa. Santri dibagi menjadi empat kloter untuk mengikuti ujian nasional yang meliputi pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Ada yang berbeda dengan ujian nasional tahun ini. Jika tahun lalu SMP Al Umanaa Boarding School menyelenggarakan UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil), tahun ini beralih kepada UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Dinas Pendidikan sangat mendorong Al Umanaa untuk segera melaksanakan UNBK. Menantangnya bagi Al Umanaa, kepastian antara UNKP atau UNBK baru ditetapkan sekitar dua bulan sebelum hari-H. Namun, sebagai sesuatu yang baru, tentu SMP Al Umanaa Boarding School tetap mempersiapkannya dengan matang dan sangat teliti.

Pemasangan jaringan internet adalah hal utama dan pertama yang perlu dilaksanakan. Karena ketidaktersediaan jaringan di areal pondok, SMP Al Umanaa Boarding School memanfaatkan fasilitas yayasan untuk membuat lab komputer. Lokasi Kantor Yayasan Al Umanaa alhamdulillah masih terjamah jaringan internet sehingga memungkinkan untuk memasang server. Terbatasnya ruang dan fasilitas itulah yang membuat santri kelas 9 harus dibagi menjadi tiga kloter untuk bergantian melaksanakan ujian nasional.

Selain persiapan sarana dan prasarana, guru-guru kelas 9 juga sibuk mempersiapkan santrinya agar dapat meraih hasil yang optimal. Try out sudah diberikan sebanyak lima kali. Persiapan dan pendalaman materi kepada santri tidak hanya dilakukan secara formal di ruang kelas. Memang, sudah menjadi kelebihan sekolah pondok, pendidik dan santri berbaur menjadi satu selama 24 jam. Hampir di setiap saat menjelang UN, selalu ada santri yang bertanya kepada gurunya, maupun ada guru yang memanggil santri untuk menambah materi. Belajar dilakukan di mana saja, di saung-saung, di toko santri, di ruang makan asrama, dan lain sebagainya.

“Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar. Semoga hari-hari berikut tetap mendapat kemudahan,” ujar Ustadz Faqih Al Haq, selaku ketua panitia UN SMP Al Umanaa Boarding School ketika ditemui di Gedung Sekretariat SMP Al Umanaa pada 24 April 2018. “Hanya ada sedikit kendala di awal, yaitu susah menghubungkan server ke pusat. Tapi alhamdulillah dapat teratasi.”

 

Open post

Mendulang Medali di Tengah Ujian Sekolah

Ahad, 15 April 2018, M. Muslih Attoyibi, santri kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School, disambut hawa panas dan udara lembab ketika memasuki Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Santri yang akrab dipanggil Muslih ini melangkah pasti untuk menjalankan amanah mewakili SMP Al Umanaa Boarding School dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Perjuangan yang tidak sia-sia, Muslih berhasil menyabet medali perunggu dalam kompetisi yang diikuti oleh sekitar 2300 peserta se-Indonesia.

Muslih sebelumnya telah melalui tahap penyisihan dan semifinal yang dilaksanakan di Sukabumi pada 17 Desember 2017 dan 4 Februari 2018. Setelah berhasil melewati keduanya, Muslih ditantang untuk mempersiapkan babak final dalam kondisi yang lebih sempit. Bagaimana tak terbilang sempit, santri asal Sukabumi ini harus berjuang menuju final di saat ia juga sedang mempersiapkan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) untuk kelulusannya. Bahkan, babak final dilaksanakan di tengah antara USBN dan UNBK. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan langkah Muslih. Santri dikenal yang hemat ekspresi ini setiap harinya dengan serius dan istiqomah berlatih mengerjakan soal-soal matematika.

Perjalanan jauh menuju Jakarta melewati kemacetan harus ditempuh. Tiba di Ibukota, didampingi pembimbing, Muslih disambut oleh udara panas. Kendaraan terus melaju menuju Taman Impian Jaya Ancol. Pintu Timur lokasi wisata ini tampak dipadati oleh mobil-mobil. Panitia KMNR di pintu berlalu lalang membantu para peserta yang kesulitan.

Kendaraan terus melaju mencari Gedung Ecovention. Dari kejauhan, Gedung Ecovention tampak sesak oleh ribuan peserta yang berasal dari 13 provinsi di Indonesia. Babak final dilaksanakan sejak pk08.00 hingga pk10.30. Selama itu pula, Muslih berkonsentrasi mengerjakan soal-soal di hadapannya. Setelah makan siang, pk14.00 Muslih ditemani pembimbing, Ustadz Mahdi dan Ustadzah Prianka, kembali menuju Ecovention untuk menyaksikan pengumuman. Alhamdulillah, hanya atas ridho Allah, nama Muhammad Muslih Attoyibi menggema dalam Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, sebagai peraih medali perunggu.

Selamat kepada M. Muslih Attoyibi, insyaAllah bisa menelurkan prestasi-prestasi lainnya yang lebih gemilang.

Open post

Gudep Al-Umanaa 09077/09078 Ingin Jadi Incredible Scout

Al-Umanaa: Sukabumi-Kamis 22 Maret 2018, anggota Pramuka Al-Umanaa menggagas pramuka Al-Umana sebagai Incridible Scout, hal tersebut disampaikan oleh Dita salah seorang anggota siaga Pramuka Al-Umanaa. Menurutnya meskipun pramuka Al-Umanaa baru diresmikan pada 2016 lalu. Dalam tempo dua tahun, Pramuka di Pondok ini sudah berhasil menjadi juara dalam berbagai lomba di tingkat Kwarcab Kabupaten Sukabumi.

Alni Yuliani Pendamping Pembina putri dan Faqih Al-Haq sebagai Pembina putra membenarkan kebehasilan pasukan penggalang selama dua tahun terakhir mengikuti beberapa pertandingan di tingkat Kwarcab.

” Terakhir Pasukan Penggalang Al Umanaa menjadi juara umum dalam perlombaan pramuka di tingkat Kwarcab Sukabumi Februari 2018 lalu, berbagai perlombaan mulai dari Pionering, yel-yel, games dan pertadingan lainnya berhasil menjadi pemenang,” jelas Alni.

Prestasi yang diraih pramuka Al-Umana setelah mengalahkan 40 regu yang turut serta dalam pertandingan ini. Kemenangan ini sekaligus menjadi semangat seluruh anggota pramuka Al-Umanaa. Kedepan laskar kepanduan Al-Umanaa bertekad untuk meningkatkan prestasi dimasa yang akan datang.

– Dewi Anggrayni –

Posts navigation

1 2 3 4 5 6
Scroll to top