Open post

Selamat Datang Keluarga Baru Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Ahad, 15 Juli 2018 Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menyambut keluarga baru.

“Selamat datang santri baru pemimpin masa depan”

Spanduk bertuliskan ucapan selamat datang tersebut menyambut hangat para santriwan dan santriwati baru untuk bersama-sama menimba ilmu di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa.

Upacara pembukaan MPLS dengan 3 bahasa pengantar; Indonesia, Arab, dan Inggris

Seluruh staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa serta pengurus Ikatan Santri Mahad Al Umanaa turut menyambut para santri dan wali santri baru pada hari itu. Santri-santri baru Al Umanaa berasal dari berbagai daerah, mulai dari yang terdekat yaitu Sukabumi, hingga dari pulau seberang, salah satunya Pulau Sumatera. Selama 3 hari pertama mondok, para santri baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Santriwan dan santriwati baru dikenalkan dengan sarana prasarana, tata tertib, sunnah ma’had, juga jajaran staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Mereka juga diberikan serentetan kegiatan lapangan untuk meningkatkan kerjasama tim dan saling mengenal satu sama lain. Selain itu, santriwan dan santriwati yang sebelumnya mayoritas tinggal bersama orang tuanya di rumah, dibimbing oleh wali kamar dalam hal merapikan dan membersihkan perlengkapan pribadi dan kamar.

Kegiatan santri baru putra dalam praktek bahasa Inggris, Arab, dan Jepang
Kegiatan team building santri baru putra
Kegiatan team building santri baru putri
Kegiatan santri baru putri pengenalan kosakata bahasa inggris, arab, dan jepang

 

Hakikat pendidikan adalah menjaga manusia dalam fitrahnya”,

Kalimat tersebut disampaikan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Ust. Mindjali A.S. dalam tausiyahnya. Santriwan dan santriwati baru bersama-sama dengan santri lama lainnya diingatkan kembali akan tujuan pendidikan di awal tahun ajaran baru. MPLS ditutup oleh direktur pondok dengan menularkan semangat dan bekal hidup, yaitu menjadi manusia yang beraqidah islamiyah, berakhlaqul karimah, berilmu luas, terampil, dan sehat. InsyaAllah di tahun ajaran baru ini Pondok Pesantren Modern Al Umanaa telah menambah bibit-bibit unggul untuk membangun generasi pemimpin masa depan yang gemilang. Aamiin ya Rabbal a’lamiin.. (AA)  

Santri baru putra Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019
Santri baru putri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019

Open post

Kunjungan Biro Penataan Kota & Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta ke Al Umanaa

“Pesantren ini sangat luar biasa! Disini ada tiga bahasa (bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Jepang). Dan saya pikir itu adalah hal yang luar biasa karena dengan menguasai berbagai macam bahasa berarti kita juga bisa menguasai berbagai macam ilmu.”

Itulah yang disampaikan oleh Ibu Vera Revina Sari (Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta) setelah menyaksikan suguhan penampilan dari santri Al Umanaa. Ibu Vera bersama rombongan yang terdiri 17 orang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Modern Al Umanaa (Sabtu, 21 April 2018). Sebagaimana sunnah yang senantiasa ditegakan oleh Pondok untuk selalu memuliakan tamu, para santri menyambut rombongan dengan suguhan penampilan dari hasil belajar mereka. Penampilan terdiri atas marawis, kaiwa (percakapan dalam bahasa Jepang), pembacaan nama-nama surat di dalam Al Qur’an, al qishah (bercerita dalam bahasa Arab), story telling (bercerita dalam bahasa Inggris, dan pidato bahasa Inggris. Pada kesempatan ini turut hadir pula Ustadz Mindjali A.S. (Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa) dan Ustadzah Gustinaningsih (Ketua Yayasan Al Umanaa). Seusai penampilan santri, rombongan tamu menyerahkan shadaqah dalam bentuk uang tunai, mushaf Al Qur’an, dan juga perlengkapan olahraga. Shadaqah tersebut diserahkan secara simbolis oleh pimpinan rombongan kepada Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa. Kunjungan pada hari tersebut ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati suguhan minuman kelapa muda dan berfoto bersama. (AZW)

 

 

Open post

Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Al Umanaa Boarding School T.P. 2017/2018

Ujian adalah suatu tahap dalam kehidupan. Sebuah fase saat manusia ditantang dengan permasalahan dan soal. Ujian adalah fitrah, dikisahkan juga dalam Al Quran QS 2:124 saat Nabi Ibrahim diuji Rabbnya. Nabi berhasil menunaikan dan diangkatlah ia menjadi pemimpin. Maka ujian juga merupakan sebuah fase saat manusia, yang mampu melewatinya, akan diangkat ke tahap yang lebih tinggi.

Senin, 23 April 2018, menjadi hari yang dinantikan pelajar kelas 9 SMP seluruh Indonesia, khususnya kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School. Hari itu menjadi hari pertama ujian nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Ujian dilaksanakan hingga 26 April 2018 ini dilaksanakan di Kantor Yayasan Al Umanaa. Santri dibagi menjadi empat kloter untuk mengikuti ujian nasional yang meliputi pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Ada yang berbeda dengan ujian nasional tahun ini. Jika tahun lalu SMP Al Umanaa Boarding School menyelenggarakan UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil), tahun ini beralih kepada UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Dinas Pendidikan sangat mendorong Al Umanaa untuk segera melaksanakan UNBK. Menantangnya bagi Al Umanaa, kepastian antara UNKP atau UNBK baru ditetapkan sekitar dua bulan sebelum hari-H. Namun, sebagai sesuatu yang baru, tentu SMP Al Umanaa Boarding School tetap mempersiapkannya dengan matang dan sangat teliti.

Pemasangan jaringan internet adalah hal utama dan pertama yang perlu dilaksanakan. Karena ketidaktersediaan jaringan di areal pondok, SMP Al Umanaa Boarding School memanfaatkan fasilitas yayasan untuk membuat lab komputer. Lokasi Kantor Yayasan Al Umanaa alhamdulillah masih terjamah jaringan internet sehingga memungkinkan untuk memasang server. Terbatasnya ruang dan fasilitas itulah yang membuat santri kelas 9 harus dibagi menjadi tiga kloter untuk bergantian melaksanakan ujian nasional.

Selain persiapan sarana dan prasarana, guru-guru kelas 9 juga sibuk mempersiapkan santrinya agar dapat meraih hasil yang optimal. Try out sudah diberikan sebanyak lima kali. Persiapan dan pendalaman materi kepada santri tidak hanya dilakukan secara formal di ruang kelas. Memang, sudah menjadi kelebihan sekolah pondok, pendidik dan santri berbaur menjadi satu selama 24 jam. Hampir di setiap saat menjelang UN, selalu ada santri yang bertanya kepada gurunya, maupun ada guru yang memanggil santri untuk menambah materi. Belajar dilakukan di mana saja, di saung-saung, di toko santri, di ruang makan asrama, dan lain sebagainya.

“Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar. Semoga hari-hari berikut tetap mendapat kemudahan,” ujar Ustadz Faqih Al Haq, selaku ketua panitia UN SMP Al Umanaa Boarding School ketika ditemui di Gedung Sekretariat SMP Al Umanaa pada 24 April 2018. “Hanya ada sedikit kendala di awal, yaitu susah menghubungkan server ke pusat. Tapi alhamdulillah dapat teratasi.”

 

Open post

Mendulang Medali di Tengah Ujian Sekolah

Ahad, 15 April 2018, M. Muslih Attoyibi, santri kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School, disambut hawa panas dan udara lembab ketika memasuki Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Santri yang akrab dipanggil Muslih ini melangkah pasti untuk menjalankan amanah mewakili SMP Al Umanaa Boarding School dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Perjuangan yang tidak sia-sia, Muslih berhasil menyabet medali perunggu dalam kompetisi yang diikuti oleh sekitar 2300 peserta se-Indonesia.

Muslih sebelumnya telah melalui tahap penyisihan dan semifinal yang dilaksanakan di Sukabumi pada 17 Desember 2017 dan 4 Februari 2018. Setelah berhasil melewati keduanya, Muslih ditantang untuk mempersiapkan babak final dalam kondisi yang lebih sempit. Bagaimana tak terbilang sempit, santri asal Sukabumi ini harus berjuang menuju final di saat ia juga sedang mempersiapkan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) untuk kelulusannya. Bahkan, babak final dilaksanakan di tengah antara USBN dan UNBK. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan langkah Muslih. Santri dikenal yang hemat ekspresi ini setiap harinya dengan serius dan istiqomah berlatih mengerjakan soal-soal matematika.

Perjalanan jauh menuju Jakarta melewati kemacetan harus ditempuh. Tiba di Ibukota, didampingi pembimbing, Muslih disambut oleh udara panas. Kendaraan terus melaju menuju Taman Impian Jaya Ancol. Pintu Timur lokasi wisata ini tampak dipadati oleh mobil-mobil. Panitia KMNR di pintu berlalu lalang membantu para peserta yang kesulitan.

Kendaraan terus melaju mencari Gedung Ecovention. Dari kejauhan, Gedung Ecovention tampak sesak oleh ribuan peserta yang berasal dari 13 provinsi di Indonesia. Babak final dilaksanakan sejak pk08.00 hingga pk10.30. Selama itu pula, Muslih berkonsentrasi mengerjakan soal-soal di hadapannya. Setelah makan siang, pk14.00 Muslih ditemani pembimbing, Ustadz Mahdi dan Ustadzah Prianka, kembali menuju Ecovention untuk menyaksikan pengumuman. Alhamdulillah, hanya atas ridho Allah, nama Muhammad Muslih Attoyibi menggema dalam Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, sebagai peraih medali perunggu.

Selamat kepada M. Muslih Attoyibi, insyaAllah bisa menelurkan prestasi-prestasi lainnya yang lebih gemilang.

Open post

Gudep Al-Umanaa 09077/09078 Ingin Jadi Incredible Scout

Al-Umanaa: Sukabumi-Kamis 22 Maret 2018, anggota Pramuka Al-Umanaa menggagas pramuka Al-Umana sebagai Incridible Scout, hal tersebut disampaikan oleh Dita salah seorang anggota siaga Pramuka Al-Umanaa. Menurutnya meskipun pramuka Al-Umanaa baru diresmikan pada 2016 lalu. Dalam tempo dua tahun, Pramuka di Pondok ini sudah berhasil menjadi juara dalam berbagai lomba di tingkat Kwarcab Kabupaten Sukabumi.

Alni Yuliani Pendamping Pembina putri dan Faqih Al-Haq sebagai Pembina putra membenarkan kebehasilan pasukan penggalang selama dua tahun terakhir mengikuti beberapa pertandingan di tingkat Kwarcab.

” Terakhir Pasukan Penggalang Al Umanaa menjadi juara umum dalam perlombaan pramuka di tingkat Kwarcab Sukabumi Februari 2018 lalu, berbagai perlombaan mulai dari Pionering, yel-yel, games dan pertadingan lainnya berhasil menjadi pemenang,” jelas Alni.

Prestasi yang diraih pramuka Al-Umana setelah mengalahkan 40 regu yang turut serta dalam pertandingan ini. Kemenangan ini sekaligus menjadi semangat seluruh anggota pramuka Al-Umanaa. Kedepan laskar kepanduan Al-Umanaa bertekad untuk meningkatkan prestasi dimasa yang akan datang.

– Dewi Anggrayni –

Open post

Latihan Dasar Kepemimpinan: Al Umanaa Mencetak Ragi

Kita sedang mencetak ragi, bukan peuyeum.

Sedikit kutipan dari Mudir Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, singkat tapi terdapat makna mendalam terkandung. Kalau diibaratkan industri kuliner, Al Umanaa tengah membuat ragi sebanyak-banyaknya untuk menjadi pengembang dalam berbagai adonan. Hanya 10 gram ragi dapat menjadi ‘jiwa’ bagi lebih 1 kilogram tepung dan teman-temannya dan mampu memrosesnya, mengembangkannya menjadi roti, donat, bahkan peuyeum dan kue-kue lain yang lezat. Sedikit, tapi menjadi penentu.
Seperti itulah gambaran hasil pendidikan yang sedang dituju oleh Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Santri Al Umanaa harus menjadi generasi unggul, generasi pemimpin, generasi penentu seperti ragi. Dengan dasar aqidah Islamiyah yang kuat, santri Al Umanaa di masa depan diharapkan menjadi tonggak dan pemimpin umat yang akan membawa bangsa Indonesia dan dunia kepada kesejahteraan dan keselamatan. Untuk mewujudkan itu semua, tentu santri dan para pendidiknya harus menempuh proses yang tak mudah.
Salah satu program yang dijalankan dalam mencapai tujuan tersebut adalah Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Program yang dijalankan pada 24-30 Februari 2018 silam ini diikuti oleh seluruh santri Al Umanaa. LDK dilaksanakan di Pondok Al Umanaa juga menjadi sebuah sarana untuk mempersiapkan kepengurusan Ikatan Santri Ma’had Al Umanaa (ISMU) periode 2018/2019.



Petugas Upacara Pembawa Name Tag untuk Peresmian Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan 2018

Suasana Upacara Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan 2018 Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Berbagai pelatihan yang menyenangkan dan berbobot dilaksanakan. Setelah dibuka dengan upacara yang syahdu dan tertib, program pertama diisi oleh Ustadz Faqih Al Haq dan Ustadzah Amalia Dianah dengan materi Sejarah Al Umanaa. Panitia turut mengundang alumni, yaitu Kak Yazid Nizar dan Kak Hasna Aqilah sebagai pembicara dalam talkshow tentang pengalaman berorganisasi. Materi disampaikan dengan apik dan menarik membuat para peserta LDK terbayang-bayang akan kondisi ISMU di waktu dulu.
Setelah mengenal lebih dalam tentang Al Umanaa dan ISMU, peserta diajak untuk meningkatkan keterampilan organisasi mereka dengan berbagai pelatihan. Pelatihan pertama dibawakan oleh Ustadz Mahdi Karim tentang pentingnya beroganisasi. Pelatihan-pelatihan berikutnya bertemakan entrepreneurship (oleh Ustadz Azwar Gani), planning (oleh Ustadz Yoga Nur Budianto dan Ustadz Muhammad Husnu), problem solving (oleh Ustadzah Prianka), kepemimpinan (oleh Ustadz Mahdi Karim), dan teknik persidangan dan keprotokoleran (oleh Ustadz Faqih Al Haq). Kegiatan permainan yang bertujuan untuk melatih kekompakan dan kerja sama juga terlaksana dengan sangat seru, dipimpin oleh santri-santri senior sebagai panitia. Gelak tawa menjadi melodi ma’had hampir di setiap sore pekan LDK.

Workshop Tata Cara Persidangan dan Keprotokoleran

Menjelang berakhirnya LDK, dipilihlah calon-calon Ketua ISMU yang akan ‘digembleng’ lebih intensif. Calon Ketua ISMU yang dipilih antara lain Aufa Ahda Sabila (kelas XII), Difa Al Maarik (kelas XII), Fariq Razaki (kelas X), Muhammad Salman Ibrahim (kelas XI), Rifki Theo Agarbe (kelas X), dan Rizky Setiawan (kelas X). Untuk ISMU Putri, dicalonkan Mirrah Assalamah (kelas X), Muthia Daniyah Ahmad (kelas X), Salmaa Maitsaa Shiddiq (kelas X), dan Zahra Nur Asyifa (kelas XII). Para calon ketua ini mendapatkan tantangan-tantangan seru, yang menarik untuk ditonton, tapi membuat hati berdebar bagi para calon ketua.
Dimulai dari wawancara sebelum shubuh, mereka menyatakan komitmennya bahwa siap menjadi Ketua ISMU apabila terpilih nantinya. Setelah itu, berbagai misi pun diberikan. Mulai dari mengajak santri yang tengah beristirahat untuk berkumpul di tengah lapangan di bawah matahari yang saat itu lumayan bersemangat, membariskan santri, hingga berorasi di depan santri-santri lainnya. Gengsi dan malu tidak bisa lagi disematkan di dada mereka.
Selain tantangan untuk melatih mental dan kepemimpinan mereka, para calon ketua ISMU juga dibekali dengan pelatihan yang tak didapatkan oleh santri lain, yaitu membuat visi dan misi organisasi yang dibimbing oleh Ustadz Azwar. Bila sebagian dari kita baru dapat mengalami dan mempelajari hal itu di masa organisasi kuliah, generasi Al Umanaa sungguh telah mendapatkan percepatan yang luar biasa. Masih SMA tapi sudah mendapat banyak bekal. Hasil membuat visi dan misi tersebut dipaparkan di hari-hari terakhir LDK. Para santri yang lainnya mendengarkan pemaparan visi misi para calon ketua ISMU dan diperkenankan bertanya dan memberi masukan.
Tulisan ini hanya mampu merangkum sekelumit dari keseruan dan banyaknya manfaat yang didapat dalam LDK. Semoga LDK ini memberi manfaat yang besar dan mampu menjadi dasar yang kuat bagi kepengurusan ISMU periode 2018/2019. Selamat berproses menjadi ragi peradaban!

Open post

Lebih Dekat dengan Ketua ISMU Terpilih Periode 2018-2019

Tonggak kepengurusan Ikatan Santri Ma’had Al Umanaa (ISMU) kini telah berpindah tangan, ISMU Putra kini dipimpin oleh Muhammad Salman Ibrahim (santri kelas XI IPA) sedangkan ISMU Putri kini dikomandani oleh Muthia Daniyah Achmad (santri kelas X). Dua orang santri SD berkesempatan untuk mewawancarai Ketua ISMU terpilih periode 2017-2018, Ananda Ariel Bramantyo (Bram) dan Dita Kinanti Ayudia Emil (Dita).

Wawancara Ketua ISMU Putra

Bram (B)    :   Assalamualaikum Kak, saya boleh nanya-nanya gak Kak?

Salman (S):   Wa’alaikumusalam, boleh.

(B)                :   Apa sih motivasi Kakak untuk bergabung dengan ISMU?

(S)                :   Mhmm, motivasi Kakak untuk bergabung dengan ISMU ada banyak sih, tapi yang terpenting adalah untuk belajar menjadi pemimpin, karena dalam berorganisasi kita dapat belajar memimpin dan dipimpin.

(B)                :   Keren banget Kak. Terus kalo saya boleh tau, seperti apa sih makna ISMU bagi Kakak?

(S)                :   Makna ISMU bagi Kakak, ISMU itu adalah … sebuah wadah untuk belajar untuk menjadi lebih baik, belajar memperbaiki diri, dan tentu saja untuk belajar berorganisasi.

(B)                :   Oh, jadi kalau saya mau belajar berorganisasi yang baik, saya harus bergabung dengan kepengurusan ISMU dong Kak?

(S)                :   Iya, salah satu wadahnya adalah bergabung dengan ISMU.

(B)                :   Lalu bagaimana perasaan kakak setelah terpilih menjadi ketua ISMU Putra Periode 2017-2018?

(S)                :   Mhmm, bagaimana ya? Menjadi ketua ISMU tentu suatu amanah yang besar karena belum tentu semua orang bisa menjadi Ketua ISMU, jadi Kakak merasa senang dan juga merasa harus lebih bertanggung jawab lagi.

(B)                :   Coba aja santri SD boleh ikut ISMU ya Kak? Saya pasti ikut gabung loh.

(S)                :   Sayangnya belum boleh ya.

(B)                :   Pertanyaan terakhir nih buat Kak Salman, Apa Visi dan Misi ISMU di kepengurusan Kakak nanti?

(S)                :   Visinya ‘Memujudkan organisasi ISMU yang mengayomi anggota dalam pengembangan prestasi secara berkelanjutan’, sedangkan Misinya ada tiga yaitu 1) mewujudkan partisipasi aktif seluruh anggota ISMU, 2) membangun sistem organisasi yang berkelanjutan dan berorientasi sesuai dengan fungsi, dan 3) mengembangkan potensi santri Al Umanaa.

(B)                :   Terima kasih banyak ya Kak atas waktunya, semoga semua program ISMU berjalan lancar Kak.

(S)                :   Aamiin.

 

 

Wawancara Ketua ISMU Putri

Dita (D)         : Assalamualaikum. Selamat siang Kak, saya boleh nanya-nanya gak Kak?

Muthia (M) : Wa’alaikumusalam, Siang Dita.

(D)                  : Kak, hari ini aku mau nanya nih Kak, boleh gak?

(M)                 : Mhmm, boleh.

(D)                  : Masuk pertanyaan pertama yah ka? Apasih motivasi Kakak bergabung dengan ISMU?

(M)                 : Motivasi saya bergabung dengan ISMU, ya ingin belajar berorganisasi dan mencari ladang ibadah.

(D)                  : Pertanyaan kedua, apa sih harapan kakak untuk ISMU ke depannya?

(M)                 : Harapannya untuk ISMU ke depan semoga bisa sesuai dengan Visi dan Misi, yaitu Mandiri, Inisiatif, dan Integritas InsyaAllah. Intinya ingin lebih baik daripada ISMU sebelumnya.

(D)                  : Aamiin, semoga terkabul ya Kak. Pertanyaan terakhir untuk Kakak yaitu apakah Visi dan Misi ISMU di kepengurusan Kakak.

(M)                 : Untuk visinya itu ‘Unggulkan Al Umanaa dengan ISMU yang mandiri, inisiatif, dan berintegritas (Bismillah) dan misinya adalah 1) mengelola keuangan organisasi secara tertib, jadi di sini kita inginnya secara keuangan tidak sepenuhnya bergantung kepada Pondok, 2) Menumbuhkan rasa peka dan tanggap terhadap permasalahan, 3) Mengadakan kegiatan yang mengembangkan keterampilan dan prestasi, 4) Mengelola administrasi secara tertib, jika adminitrasi tertib maka keberjalanan organisasi diharapkan baik, 5) bertanggung jawab dalam menjalankan seluruh program kerja 6) menjadi yang terdepan dalam melaksanakan lima konsep pendidikan idela Al Umanaa atau dengan kata lain menjadi Uswah.

(D)                  : Wah, setuju banget Kak. Aku jadi pengen banget gabung sama ISMU. Terima kasih ya Kak atas waktu dan kesediaannya, Assalamu’alaikum w.w.

(M)                 : Sama-sama Wassalamu’alaikum w.w.

 

Open post

Juara Umum Largalang, Kopasma Terbang!

“Allahu Akbar…..”, teriakan kegembiraan bercampur tangis haru menyelimuti suasana sore itu. Santri-santri yang tergabung dalam anggota KOPASMA (Komando Pasukan Al Umanaa) saling berpelukan saat panitia mengumumkan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa keluar sebagai Juara Umum pada kegiatan LARGALANG (Lomba Antar Penggalang) ke-14 tingkat Jawa Barat dan Banten yang diadakan oleh SMA Terpadu Hayatan Thayyibah di Kota Sukabumi, 17 Februari 2018 lalu.

Ponpes Modern Al Umanaa menjadi juara Umum berdasarkan akumulasi nilai regu Laskar Lebah (Putra) dan Raflessia (Putri) menjadi yang tertinggi di antara kontingen lainnya. Regu Laskar Lebah berhasil meraih 2 emas dan 1 perak, masing-masing dalam kategori LKBB (Lomba Kecakapan Baris Berbaris), Pioneering dan SMS (Sandi Morse Semaphore). Sedang Raflessia meraih 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu, masing-masing pada kategori SMS (Sandi Morse Semapore), Pioneering, Bongpasten (Bongkar pasang tenda), dan KIM (Kemampuan Indera Manusia). Bukan hanya berhasil menjadi Juara Umum, kontingen putri Al Umanaa menjadi Juara Favorit Putri.

M. Indra Amzah, salah seorang santri yang ikut dalam kegiatan tersebut mengungkapkan kegembiraanya bisa turut menghantar KOPASMA menjadi Juara Umum pada perhelatan tersebut. Santri kelas tujuh SMP Al Umanaa itu menjadi satu dari tiga santri kelas tujuh yang ikut pada kegiatan LARGALANG 14. “Senang banget. Bersyukur bisa turut menjadi bagian tim. Terharu juga, soalnya latihannya berat dan ketat,” tuturnya. Pada kegiatan LARGALANG, Ponpes Modern Al Umanaa mengirimkan satu regu Putra dan Putri yang masing-masing terdiri dari sepuluh orang.

Torehan prestasi di kegiatan Largalang menjadi salah satu prestasi terbesar yang diraih Al Umanaa dalam bidang kepramukaan. Prestasi ini terbilang luar biasa, mengingat kegiatan ini adalah perlombaan ke dua yang diikuti KOPASMA. Latihan rutin dan kedisiplinan menjadi kunci keberhasilan KOPASMA di ajang ini. Sekurang-kurangnya dalam dua pekan santri-santri berlatih mempersiapkan kegiatan ini setelah sebelumnya melewati tahap penyaringan yang ketat. Selain latihan materi yang dilombakan, santri-santri yang terpilih dibina untuk selalu mendirikan shalat tahajud dan puasa sunah selama menjalani masa latihan. “Alhamdulillah,, Kami bangga, akhirnya cucuran keringat yang keluar berbuah manis. Semoga bisa lebih baik kedepannya,” ungkap Pembina Pramuka Al Umanaa saat ditemui di akhir sesi penyerahan tropi oleh Bapak Pimpinan Ponpes Modern Al Umanaa.

-MM-

Foto bersama Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dan Kepala SMP Al Umanaa Boarding School

Pasukan Laskar Lebah

Pasukan Raflesia

Open post

Edukasi Kesehatan Mata bersama Dr. Widya Susi Kirana, Sp.M.

Oleh: Raina Ulya Sukmawangsa, kelas IX SMP Al Umanaa Boarding School

Pada hari Ahad, bertepatan pada tanggal 11 Februari 2018, hujan besar membungkus Sukabumi. Hawa dingin menyeruak masuk ke dalam ruangan yang diisi oleh para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Hawa itu tidak menyurutkan suara ricuh kami, para santri yang antusias berebut mengajukan pertanyaan kepada pembicara.
Ya, beribu pertanyaan kami lontarkan kepadaa Bu Widya Susi Kirana, dokter spesialis mata yang tengah sibuk merints karirnya di dua rumah sakit ternama di Sukabumi. Beliau dengan baik hati memberikan kami penyuluhan tentang bidang yang telah dikuasainya, yaitu pengetahuan seputar mata. Materi yang disampaikan tidak main-main. Dalam waktu kurang dari setengah hari beliau menyampaikan beberapa mater secara jelas, singkat, namun mudah dipahami bagi kami, para santri yang rata-rata sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama dan Atas
Materi yang disampaikan tak hanya tentang mata pada umumnya yang telah kami ketahui, namun materi dimulai dari perkenalan bagian mata hingga syaraf-syarafnya, serta tentang apa saja penyakit pada mata. Jenis penyakitnya bukan hanya sekedar rabun jauh dan dekat. Melihat banyaknya penyakit mata yang dijelaskan, saya jadi berpikir, siapa ya yang mengidap penyakit-penyakit itu? Kalau di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa insyaAllah tidak ada, dikarenakan pola hidup sehat yang dididikkan di ponpes kami.
Acara pun ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata dari pihak Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Setelah itu Dr. Widya memberikan kami kesempatan untuk pemeriksaan buta warna. Alhamdulillah, Dr. Widya telah menambah ilmu kami semua. Terima kasih atas ilmunya, Dokter!

Posts navigation

1 2 3 4 5 6
Scroll to top