Open post

Selamat Datang Keluarga Baru Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Ahad, 15 Juli 2018 Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menyambut keluarga baru.

“Selamat datang santri baru pemimpin masa depan”

Spanduk bertuliskan ucapan selamat datang tersebut menyambut hangat para santriwan dan santriwati baru untuk bersama-sama menimba ilmu di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa.

Upacara pembukaan MPLS dengan 3 bahasa pengantar; Indonesia, Arab, dan Inggris

Seluruh staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa serta pengurus Ikatan Santri Mahad Al Umanaa turut menyambut para santri dan wali santri baru pada hari itu. Santri-santri baru Al Umanaa berasal dari berbagai daerah, mulai dari yang terdekat yaitu Sukabumi, hingga dari pulau seberang, salah satunya Pulau Sumatera. Selama 3 hari pertama mondok, para santri baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Santriwan dan santriwati baru dikenalkan dengan sarana prasarana, tata tertib, sunnah ma’had, juga jajaran staff dan pengajar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Mereka juga diberikan serentetan kegiatan lapangan untuk meningkatkan kerjasama tim dan saling mengenal satu sama lain. Selain itu, santriwan dan santriwati yang sebelumnya mayoritas tinggal bersama orang tuanya di rumah, dibimbing oleh wali kamar dalam hal merapikan dan membersihkan perlengkapan pribadi dan kamar.

Kegiatan santri baru putra dalam praktek bahasa Inggris, Arab, dan Jepang
Kegiatan team building santri baru putra
Kegiatan team building santri baru putri
Kegiatan santri baru putri pengenalan kosakata bahasa inggris, arab, dan jepang

 

Hakikat pendidikan adalah menjaga manusia dalam fitrahnya”,

Kalimat tersebut disampaikan oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Ust. Mindjali A.S. dalam tausiyahnya. Santriwan dan santriwati baru bersama-sama dengan santri lama lainnya diingatkan kembali akan tujuan pendidikan di awal tahun ajaran baru. MPLS ditutup oleh direktur pondok dengan menularkan semangat dan bekal hidup, yaitu menjadi manusia yang beraqidah islamiyah, berakhlaqul karimah, berilmu luas, terampil, dan sehat. InsyaAllah di tahun ajaran baru ini Pondok Pesantren Modern Al Umanaa telah menambah bibit-bibit unggul untuk membangun generasi pemimpin masa depan yang gemilang. Aamiin ya Rabbal a’lamiin.. (AA)  

Santri baru putra Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019
Santri baru putri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tahun ajaran 2018/2019

Open post

Al Umanaa Raih Juara di Pentas PAI dan OLSN Tingkat Kabupaten Sukabumi

Tim LCC PAI dan Debat Bahasa Indonesia SMP Al Umanaa Wakili Kabupaten Sukabumi di Tingkat Provinsi 

Hari Rabu, 6 Juni 2018 bertepatan dengan tanggal 22 Ramadhan 1439 H kontingen SMP Al Umanaa Boarding School berangkat menuju Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk keikutsertaannya pada perhelatan Pentas PAI dan OLSN (Olimpiade Literasi Siswa Nasional) tingkat Kabupaten. Dalam perhelatan ini SMP Al Umanaa mengirimkan 2 cabang lomba Pentas PAI dan 1 cabang OLSN yang masing-masing terdiri dari Tim  LCC (Lomba Cerdas Cermat) PAI, MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran) dan Debat Bahasa Indonesia, Tiga cabang tersebut merupakan perwakilan tingkat Komisariat Cisaat yang pada April silam dinyatakan keluar sebagai pemenang pada tingkat tersebut.

Informasi pelaksanaan kegiatan perlombaan di tingkat kabupaten dapat dibilang sangat mendadak. Informasi tersebut baru sampai ke sekolah tepat lima hari sebelum hari pelaksanaan. Kegiatan Pentas PAI dan OLSN yang semula akan dilaksanakan pasca Idul Fitri tanggal 25 Juni 2018 dimajukan menjadi tanggal 6 Juni 2018 karena beberapa pertimbangan oleh Dinas Pendidikan. Namun hal ini tidak mengurangi semangat para peserta dan pembimbing dalam berlatih. Meskipun dalam suasana Ramadhan mereka tetap memaksimalkan waktu yang tersisa untuk memberikan yang terbaik.

Perhelatan tahunan bergengsi tingkat Kabupaten ini mempertemukan delegasi terhebat dari delapan komisariat di wilayah Kabupaten Sukabumi. SMP Al Umanaa yang tergabung dalam komisariat Cisaat berhasil keluar sebagai juara 1 LCC dan Lomba Debat Bahasa Indonesia. Dzaky Aditia (8), Caesar Abhiseva (7), dan Ahmad Syahid Ghazali (7) tim Lomba Cerdas Cermat PAI SMP Al Umanaa berhasil mengungguli delegasi Kom. Pelabuhan Ratu, SUkaraja, dan Cikembar pada babak penyisihan. Melangkah ke final, SMP Al Umanaa dipertemukan dengan delegasi dari Kom. Cibadak, Cicurug dan Cikembar.

Suasana menegang saat babak final dilaksanakan. Kejar-kejaran poin saat babak rebutan antara SMP Al Umanaa dan perwakilan Kom. Cibadak terjadi begitu seru dan sengit. Walhasil skor terakhir dimenangkan oleh SMP Al Umanaa dengan selisih 103 poin dari Kom. Cibadak. Skor terakhir babak final sesuai urutan sebagai berikut: SMP Al Umanaa (Kom. Cisaat) 1638 poin, Kom. Cibadak 1530 poin, Kom. Cicurug 700 poin dan Kom. Cikembar 550 poin. Lolosnya Tim LCC PAI SMP Al Umanaa tahun ini ke tingkat Provinsi merupakan yang kedua kalinya secara berturut-turut setelah sebelumnya finish di peringkat ke-3 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ryori Masiyam Wibisono peraih juara ke-1 Lomba Debat Bahasa Indonesia pada OLSN tingkat Kabupaten.

Pada cabang Debat Bahasa Indonesia, Ryori Maisyam Wibisono (8) berhasil menaklukkan lawan-lawannya. Pengausaan materi serta kemampuan berbicara yang dimiliki santri asal Jakarta ini menjadi kunci kelolosannya sebagai pemenang dalam Lomba Debat Bahasa Indonesia. Sedangkan kontingen Al Umanaa dalam bidang MHQ yang masih duduk di kelas VII belum berkesempatan melangkah ke tingkat provinsi.

Alhamdulillah, semoga Allah terus memudahkan langkah-langkah ananda dalam tingkat selanjutnya, ” ujar Kepala Sekolah SMP Al Umanaa, Gustinaningsih saat ditanya hasil pertandingan tersebut. Bravo Al Umanaa!

Open post

Kunjungan Biro Penataan Kota & Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta ke Al Umanaa

“Pesantren ini sangat luar biasa! Disini ada tiga bahasa (bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Jepang). Dan saya pikir itu adalah hal yang luar biasa karena dengan menguasai berbagai macam bahasa berarti kita juga bisa menguasai berbagai macam ilmu.”

Itulah yang disampaikan oleh Ibu Vera Revina Sari (Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta) setelah menyaksikan suguhan penampilan dari santri Al Umanaa. Ibu Vera bersama rombongan yang terdiri 17 orang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Modern Al Umanaa (Sabtu, 21 April 2018). Sebagaimana sunnah yang senantiasa ditegakan oleh Pondok untuk selalu memuliakan tamu, para santri menyambut rombongan dengan suguhan penampilan dari hasil belajar mereka. Penampilan terdiri atas marawis, kaiwa (percakapan dalam bahasa Jepang), pembacaan nama-nama surat di dalam Al Qur’an, al qishah (bercerita dalam bahasa Arab), story telling (bercerita dalam bahasa Inggris, dan pidato bahasa Inggris. Pada kesempatan ini turut hadir pula Ustadz Mindjali A.S. (Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa) dan Ustadzah Gustinaningsih (Ketua Yayasan Al Umanaa). Seusai penampilan santri, rombongan tamu menyerahkan shadaqah dalam bentuk uang tunai, mushaf Al Qur’an, dan juga perlengkapan olahraga. Shadaqah tersebut diserahkan secara simbolis oleh pimpinan rombongan kepada Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa. Kunjungan pada hari tersebut ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati suguhan minuman kelapa muda dan berfoto bersama. (AZW)

 

 

Open post

Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Al Umanaa Boarding School T.P. 2017/2018

Ujian adalah suatu tahap dalam kehidupan. Sebuah fase saat manusia ditantang dengan permasalahan dan soal. Ujian adalah fitrah, dikisahkan juga dalam Al Quran QS 2:124 saat Nabi Ibrahim diuji Rabbnya. Nabi berhasil menunaikan dan diangkatlah ia menjadi pemimpin. Maka ujian juga merupakan sebuah fase saat manusia, yang mampu melewatinya, akan diangkat ke tahap yang lebih tinggi.

Senin, 23 April 2018, menjadi hari yang dinantikan pelajar kelas 9 SMP seluruh Indonesia, khususnya kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School. Hari itu menjadi hari pertama ujian nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Ujian dilaksanakan hingga 26 April 2018 ini dilaksanakan di Kantor Yayasan Al Umanaa. Santri dibagi menjadi empat kloter untuk mengikuti ujian nasional yang meliputi pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Ada yang berbeda dengan ujian nasional tahun ini. Jika tahun lalu SMP Al Umanaa Boarding School menyelenggarakan UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil), tahun ini beralih kepada UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Dinas Pendidikan sangat mendorong Al Umanaa untuk segera melaksanakan UNBK. Menantangnya bagi Al Umanaa, kepastian antara UNKP atau UNBK baru ditetapkan sekitar dua bulan sebelum hari-H. Namun, sebagai sesuatu yang baru, tentu SMP Al Umanaa Boarding School tetap mempersiapkannya dengan matang dan sangat teliti.

Pemasangan jaringan internet adalah hal utama dan pertama yang perlu dilaksanakan. Karena ketidaktersediaan jaringan di areal pondok, SMP Al Umanaa Boarding School memanfaatkan fasilitas yayasan untuk membuat lab komputer. Lokasi Kantor Yayasan Al Umanaa alhamdulillah masih terjamah jaringan internet sehingga memungkinkan untuk memasang server. Terbatasnya ruang dan fasilitas itulah yang membuat santri kelas 9 harus dibagi menjadi tiga kloter untuk bergantian melaksanakan ujian nasional.

Selain persiapan sarana dan prasarana, guru-guru kelas 9 juga sibuk mempersiapkan santrinya agar dapat meraih hasil yang optimal. Try out sudah diberikan sebanyak lima kali. Persiapan dan pendalaman materi kepada santri tidak hanya dilakukan secara formal di ruang kelas. Memang, sudah menjadi kelebihan sekolah pondok, pendidik dan santri berbaur menjadi satu selama 24 jam. Hampir di setiap saat menjelang UN, selalu ada santri yang bertanya kepada gurunya, maupun ada guru yang memanggil santri untuk menambah materi. Belajar dilakukan di mana saja, di saung-saung, di toko santri, di ruang makan asrama, dan lain sebagainya.

“Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar. Semoga hari-hari berikut tetap mendapat kemudahan,” ujar Ustadz Faqih Al Haq, selaku ketua panitia UN SMP Al Umanaa Boarding School ketika ditemui di Gedung Sekretariat SMP Al Umanaa pada 24 April 2018. “Hanya ada sedikit kendala di awal, yaitu susah menghubungkan server ke pusat. Tapi alhamdulillah dapat teratasi.”

 

Open post

Mendulang Medali di Tengah Ujian Sekolah

Ahad, 15 April 2018, M. Muslih Attoyibi, santri kelas 9 SMP Al Umanaa Boarding School, disambut hawa panas dan udara lembab ketika memasuki Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Santri yang akrab dipanggil Muslih ini melangkah pasti untuk menjalankan amanah mewakili SMP Al Umanaa Boarding School dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Perjuangan yang tidak sia-sia, Muslih berhasil menyabet medali perunggu dalam kompetisi yang diikuti oleh sekitar 2300 peserta se-Indonesia.

Muslih sebelumnya telah melalui tahap penyisihan dan semifinal yang dilaksanakan di Sukabumi pada 17 Desember 2017 dan 4 Februari 2018. Setelah berhasil melewati keduanya, Muslih ditantang untuk mempersiapkan babak final dalam kondisi yang lebih sempit. Bagaimana tak terbilang sempit, santri asal Sukabumi ini harus berjuang menuju final di saat ia juga sedang mempersiapkan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) untuk kelulusannya. Bahkan, babak final dilaksanakan di tengah antara USBN dan UNBK. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan langkah Muslih. Santri dikenal yang hemat ekspresi ini setiap harinya dengan serius dan istiqomah berlatih mengerjakan soal-soal matematika.

Perjalanan jauh menuju Jakarta melewati kemacetan harus ditempuh. Tiba di Ibukota, didampingi pembimbing, Muslih disambut oleh udara panas. Kendaraan terus melaju menuju Taman Impian Jaya Ancol. Pintu Timur lokasi wisata ini tampak dipadati oleh mobil-mobil. Panitia KMNR di pintu berlalu lalang membantu para peserta yang kesulitan.

Kendaraan terus melaju mencari Gedung Ecovention. Dari kejauhan, Gedung Ecovention tampak sesak oleh ribuan peserta yang berasal dari 13 provinsi di Indonesia. Babak final dilaksanakan sejak pk08.00 hingga pk10.30. Selama itu pula, Muslih berkonsentrasi mengerjakan soal-soal di hadapannya. Setelah makan siang, pk14.00 Muslih ditemani pembimbing, Ustadz Mahdi dan Ustadzah Prianka, kembali menuju Ecovention untuk menyaksikan pengumuman. Alhamdulillah, hanya atas ridho Allah, nama Muhammad Muslih Attoyibi menggema dalam Gedung Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, sebagai peraih medali perunggu.

Selamat kepada M. Muslih Attoyibi, insyaAllah bisa menelurkan prestasi-prestasi lainnya yang lebih gemilang.

Open post

Latihan Dasar Kepemimpinan: Al Umanaa Mencetak Ragi

Kita sedang mencetak ragi, bukan peuyeum.

Sedikit kutipan dari Mudir Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, singkat tapi terdapat makna mendalam terkandung. Kalau diibaratkan industri kuliner, Al Umanaa tengah membuat ragi sebanyak-banyaknya untuk menjadi pengembang dalam berbagai adonan. Hanya 10 gram ragi dapat menjadi ‘jiwa’ bagi lebih 1 kilogram tepung dan teman-temannya dan mampu memrosesnya, mengembangkannya menjadi roti, donat, bahkan peuyeum dan kue-kue lain yang lezat. Sedikit, tapi menjadi penentu.
Seperti itulah gambaran hasil pendidikan yang sedang dituju oleh Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Santri Al Umanaa harus menjadi generasi unggul, generasi pemimpin, generasi penentu seperti ragi. Dengan dasar aqidah Islamiyah yang kuat, santri Al Umanaa di masa depan diharapkan menjadi tonggak dan pemimpin umat yang akan membawa bangsa Indonesia dan dunia kepada kesejahteraan dan keselamatan. Untuk mewujudkan itu semua, tentu santri dan para pendidiknya harus menempuh proses yang tak mudah.
Salah satu program yang dijalankan dalam mencapai tujuan tersebut adalah Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Program yang dijalankan pada 24-30 Februari 2018 silam ini diikuti oleh seluruh santri Al Umanaa. LDK dilaksanakan di Pondok Al Umanaa juga menjadi sebuah sarana untuk mempersiapkan kepengurusan Ikatan Santri Ma’had Al Umanaa (ISMU) periode 2018/2019.



Petugas Upacara Pembawa Name Tag untuk Peresmian Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan 2018

Suasana Upacara Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan 2018 Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Berbagai pelatihan yang menyenangkan dan berbobot dilaksanakan. Setelah dibuka dengan upacara yang syahdu dan tertib, program pertama diisi oleh Ustadz Faqih Al Haq dan Ustadzah Amalia Dianah dengan materi Sejarah Al Umanaa. Panitia turut mengundang alumni, yaitu Kak Yazid Nizar dan Kak Hasna Aqilah sebagai pembicara dalam talkshow tentang pengalaman berorganisasi. Materi disampaikan dengan apik dan menarik membuat para peserta LDK terbayang-bayang akan kondisi ISMU di waktu dulu.
Setelah mengenal lebih dalam tentang Al Umanaa dan ISMU, peserta diajak untuk meningkatkan keterampilan organisasi mereka dengan berbagai pelatihan. Pelatihan pertama dibawakan oleh Ustadz Mahdi Karim tentang pentingnya beroganisasi. Pelatihan-pelatihan berikutnya bertemakan entrepreneurship (oleh Ustadz Azwar Gani), planning (oleh Ustadz Yoga Nur Budianto dan Ustadz Muhammad Husnu), problem solving (oleh Ustadzah Prianka), kepemimpinan (oleh Ustadz Mahdi Karim), dan teknik persidangan dan keprotokoleran (oleh Ustadz Faqih Al Haq). Kegiatan permainan yang bertujuan untuk melatih kekompakan dan kerja sama juga terlaksana dengan sangat seru, dipimpin oleh santri-santri senior sebagai panitia. Gelak tawa menjadi melodi ma’had hampir di setiap sore pekan LDK.

Workshop Tata Cara Persidangan dan Keprotokoleran

Menjelang berakhirnya LDK, dipilihlah calon-calon Ketua ISMU yang akan ‘digembleng’ lebih intensif. Calon Ketua ISMU yang dipilih antara lain Aufa Ahda Sabila (kelas XII), Difa Al Maarik (kelas XII), Fariq Razaki (kelas X), Muhammad Salman Ibrahim (kelas XI), Rifki Theo Agarbe (kelas X), dan Rizky Setiawan (kelas X). Untuk ISMU Putri, dicalonkan Mirrah Assalamah (kelas X), Muthia Daniyah Ahmad (kelas X), Salmaa Maitsaa Shiddiq (kelas X), dan Zahra Nur Asyifa (kelas XII). Para calon ketua ini mendapatkan tantangan-tantangan seru, yang menarik untuk ditonton, tapi membuat hati berdebar bagi para calon ketua.
Dimulai dari wawancara sebelum shubuh, mereka menyatakan komitmennya bahwa siap menjadi Ketua ISMU apabila terpilih nantinya. Setelah itu, berbagai misi pun diberikan. Mulai dari mengajak santri yang tengah beristirahat untuk berkumpul di tengah lapangan di bawah matahari yang saat itu lumayan bersemangat, membariskan santri, hingga berorasi di depan santri-santri lainnya. Gengsi dan malu tidak bisa lagi disematkan di dada mereka.
Selain tantangan untuk melatih mental dan kepemimpinan mereka, para calon ketua ISMU juga dibekali dengan pelatihan yang tak didapatkan oleh santri lain, yaitu membuat visi dan misi organisasi yang dibimbing oleh Ustadz Azwar. Bila sebagian dari kita baru dapat mengalami dan mempelajari hal itu di masa organisasi kuliah, generasi Al Umanaa sungguh telah mendapatkan percepatan yang luar biasa. Masih SMA tapi sudah mendapat banyak bekal. Hasil membuat visi dan misi tersebut dipaparkan di hari-hari terakhir LDK. Para santri yang lainnya mendengarkan pemaparan visi misi para calon ketua ISMU dan diperkenankan bertanya dan memberi masukan.
Tulisan ini hanya mampu merangkum sekelumit dari keseruan dan banyaknya manfaat yang didapat dalam LDK. Semoga LDK ini memberi manfaat yang besar dan mampu menjadi dasar yang kuat bagi kepengurusan ISMU periode 2018/2019. Selamat berproses menjadi ragi peradaban!

Open post

Edukasi Kesehatan Mata bersama Dr. Widya Susi Kirana, Sp.M.

Oleh: Raina Ulya Sukmawangsa, kelas IX SMP Al Umanaa Boarding School

Pada hari Ahad, bertepatan pada tanggal 11 Februari 2018, hujan besar membungkus Sukabumi. Hawa dingin menyeruak masuk ke dalam ruangan yang diisi oleh para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Hawa itu tidak menyurutkan suara ricuh kami, para santri yang antusias berebut mengajukan pertanyaan kepada pembicara.
Ya, beribu pertanyaan kami lontarkan kepadaa Bu Widya Susi Kirana, dokter spesialis mata yang tengah sibuk merints karirnya di dua rumah sakit ternama di Sukabumi. Beliau dengan baik hati memberikan kami penyuluhan tentang bidang yang telah dikuasainya, yaitu pengetahuan seputar mata. Materi yang disampaikan tidak main-main. Dalam waktu kurang dari setengah hari beliau menyampaikan beberapa mater secara jelas, singkat, namun mudah dipahami bagi kami, para santri yang rata-rata sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama dan Atas
Materi yang disampaikan tak hanya tentang mata pada umumnya yang telah kami ketahui, namun materi dimulai dari perkenalan bagian mata hingga syaraf-syarafnya, serta tentang apa saja penyakit pada mata. Jenis penyakitnya bukan hanya sekedar rabun jauh dan dekat. Melihat banyaknya penyakit mata yang dijelaskan, saya jadi berpikir, siapa ya yang mengidap penyakit-penyakit itu? Kalau di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa insyaAllah tidak ada, dikarenakan pola hidup sehat yang dididikkan di ponpes kami.
Acara pun ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata dari pihak Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Setelah itu Dr. Widya memberikan kami kesempatan untuk pemeriksaan buta warna. Alhamdulillah, Dr. Widya telah menambah ilmu kami semua. Terima kasih atas ilmunya, Dokter!

Open post

Penerimaan Peserta Didik Baru Gelombang 2 TP 2018/2019 Dibuka.

Assalamu’alaikum wr wb.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa membuka pendaftaran untuk peserta didik baru tahun ajaran 2018/2019 untuk jenjang SMP dan SMA.

Syarat pendaftar :
– Lulusan SD/MI sederajat (untuk pendaftar tingkat SMP)
– Lulusan SMP/Mts sederajat (untuk pendaftar tingkat SMA)
– Siap mengikuti sistem dan tata tertib pondok

Prosedur pendaftaran
– Mengambil formulir dengan biaya 350,000/calon santri
– Mengikuti wawancara yg diikuti oleh calon santri dan calon wali santri
– Melakukan pendaftaran ulang berupa penyelesaian administrasi dan pembiayaan

Waktu pendaftaran:
Gelombang II : 1 Februari – 30 Maret 2018

Tempat pendaftaran:
Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Jl Pelabuhan II km 10, Kampung Cikaret RT 02/Rw 14 Desa Kebonmanggu Kec. Gunungguruh

Info lebih lanjut:

081290860924 (SMP)
081290860915 (SMA)

Atau kunjungi langsung kantor kami pada hari Senin – Ahad pukul 7.00-17.00 WIB

Open post

Pelatihan Jurnalistik di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik. Tepatnya tanggal 22 -23 Januari 2018, seluruh santri SMP dan SMA Al Umanaa Boarding School mengikuti Pelatihan Jurnalistik “Menulis Kreatif, Efektif, dan Efisien di Media”. Narasumber yang diundang  adalah tiga wartawan senior yang masih aktif dan bertugas di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.

Muhamad Anthoni S.S., M.H.I., dan Drs. Andi Jauhari selain memberikan materi juga menyampaikan pengalamannya sebagai wartawan saat meliput berita di mancanegara dan wilayah-wilayah konflik, seperti Gaza,  Timor Leste, dan lain sebagainya. Narasumber lainnya, Drs. Ahmad winarno bergelut dalam media penyiaran berita di radio. Ia menyampaikan banyak hal yang memotivasi santri untuk mau menulis, diantaranya tentang betapa dahsyatnya pengaruh tulisan dalam merubah mindset pembaca. Ahmad Winarno juga menyampaikan betapa beruntungnya santri-santri Al Umanaa yang tidak kecanduan media sosial, sehingga terhindar dari pengaruh negatif era generasi milenial. “Kalian adalah bagian dari bonus demografi.  Jadikan pena dan kertas sebagai media kalian untuk menulis apapun, lalu simpan semua tulisan kalian. Nanti, ketika saatnya tiba, kalian dapat tuangkan tulisan-tulisan itu dalam blog yang kalian buat sendiri” tutur Winarno.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, khususnya SMP Al Umanaa Boarding School sebagai Sekolah Perintis Gerakan Literasi menggagas kegiatan ini untuk memberikan wawasan menulis non fiksi bagi seluruh santri. Seluruh santri juga memperoleh kesempatan untuk langsung praktik menulis. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat bagi para santri selama menempuh studi di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dan untuk masa depan mereka pada pendidikan lanjut setelah lulus kelak.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan sangat lancar. Sebagian besar santri terlihat antusias mengikuti pelatihan. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber, baik dari santri SMP maupun SMA Al Umanaa Boarding School. Pada akhir kegiatan terpilih lima tulisan terbaik, hasil seleksi langsung oleh narasumber. Kelima santri penulis terbaik tersebut berturut-turut adalah Salmaa Maitsaa Shiddiq (kelas X), Nur Wan Azizah Ratih (kelas XII), Arkan Nur Dayselino (kelas IX), Muhammad Nabil Rafif (kelas XII), dan Rifky Theo Agarbe (kelas X). Selamat kepada para penulis terbaik, semoga kelak dapat menjadi penulis muslim yang handal, yang dapat mensyiarkan Islam melalui kreatifitas ide dan pena. Aamiin, Insya Allah. (Gstna).


Posts navigation

1 2 3 4 5 6
Scroll to top