Open post

SMP Al Umanaa Boarding School Terakreditasi A

Sukabumi – Alhamdulillah, ucapan syukur kepada Allah Swt disampaikan oleh seluruh civitas Al Umanaa setelah mendengar pengumuman hasil Akreditasi yang diumumkan oleh Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa, al-Ustadz Mindjali AS (Abi) pada hari Rabu, 20 Desember 2017 didampingi Kepala Sekolah SMP Al Umanaa Boarding School, Gustinaningsih. Pengumuman disampaikan tepat setelah pelaksanaan kegiatan In House Training (IHT) penerapan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) bagi guru-guru. Melalui SK yang diterima dari Dinas Pendidikan, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Barat menetapkan SMP Al Umanaa Boarding School terakreditasi dengan peringkat A (unggul). Angka 93 menempatkan SMP Al Umanaa berhak untuk mendapatkan akreditasi A.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa dan Guru-Guru SMP Al Umanaa berfoto bersama tim Asesor Akreditas, 19 Oktober 2017

Sebelumnya pada tanggal 18-19 Oktober 2017 SMP Al Umanaa divisitasi dan diverifikasi oleh tim Akreditasi dari Provinsi Jawa Barat. Hasil ini menjadi prestasi sekaligus tantangan untuk seluruh civitas Al Umanaa khususnya guru-guru dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan yang maksimal. Dalam pesannya Abi menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru-guru yang telah berupaya dengan optimal dalam melaksanakan tugas, serta agar hasil ini tidak mengurangi kinerja melainkan harus semakin dipertahankan dan ditingkatkan. “Karena mempertahankan lebih sulit dari pada mengawali,” tutup Abi dalam sambutannya. (FQ)
Open post

Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru T.P. 2018/2019

Assalamu’alaikum wr wb.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa membuka pendaftaran untuk peserta didik baru tahun ajaran 2018/2019 untuk jenjang SMP dan SMA.

Syarat pendaftar :
– Lulusan SD/MI sederajat (untuk pendaftar tingkat SMP)
– Lulusan SMP/Mts sederajat (untuk pendaftar tingkat SMA)
– Siap mengikuti sistem dan tata tertib pondok

Prosedur pendaftaran
– Mengambil formulir dengan biaya 350,000/calon santri
– Mengikuti wawancara yg diikuti oleh calon santri dan calon wali santri
– Melakukan pendaftaran ulang berupa penyelesaian administrasi dan pembiayaan

Waktu pendaftaran:
Gelombang I : 1 Desember 2017 – 31 Januari 2018
Gelombang II : 1 Februari – 30 Maret 2018
Gelombang III : 1 April – 30 Juni 2018

_*keterangan: Gelombang II dan III akan dibuka jika daya tampung masih tersedia._

Tempat pendaftaran:
Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Jl Pelabuhan II km 10, Kampung Cikaret RT 02/Rw 14 Desa Kebonmanggu Kec. Gunungguruh

Info lebih lanjut:

081290860924 (SMP)
081290860915 (SMA)

Atau kunjungi langsung kantor kami pada hari Senin – Ahad pukul 7.00-17.00 WIB

Open post

Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Al Umanaa Jalur Prestasi

SMA Al Umanaa Boarding School menerima peserta didik baru melalui jalur beasiswa pendidikan.

Al Umanaa mencari tamatan SMP/MTs yang berakhlakul karimah dan berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi untuk mendapatkan beasiswa belajar di SMA Al Umanaa Boarding School/Ponpes Modern Al Umanaa.

Bagi yang memiliki saudara, keluarga, atau handai taulan yang memenuhi kriteria di atas bisa mendaftar ke Al Umanaa untuk mengikuti seleksi.

Ramadhan 1437 H

image

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS Al-Baqarah:183)

“Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i).

“Seandainya umatku tahu keutamaan bulan puasa, tentu mereka akan meminta supaya bulan yang ada dijadikan puasa selamanya… (Ibnu Majah)

Keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengucapkan selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan 1437 H. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita.

Open post

Al Umanaa Terbitkan Newsletter

(Sukabumi, 2016) Pondok Pesantren Modern Al Umanaa telah menerbitkan newsletterNewsletter Al Umanaa diterbitkan dan didistribusikan pada bulan Mei ini. Newsletter tersedia dalam bentuk media cetak dan digital. Edisi cetak disediakan di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, sedangkan edisi digital diedarkan melalui berbagai saluran. Newsletter yang bernama Al Umanaa News ini bertujuan menjadi media komunikasi dan silaturrahim antara civitas Al Umanaa dengan para pembaca, khususnya para wali santri. Sebagai sebuah institusi yang menyelenggarakan pendidikan secara holistik, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa membutuhkan peran serta para wali santri untuk turut membentuk diri para peserta didik. Untuk itulah dibutuhkan komunikasi yang lancar dan kesamaan persepsi dalam mendidik santri. Wali santri juga berhak untuk mengetahui perkembangan terakhir dari Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, tempat mereka mempercayakan pendidikan anak-anaknya. Oleh karena itu, Al Umanaa News diluncurkan untuk menjawab itu semua. Al Umanaa News akan memuat berita-berita terbaru dari Al Umanaa, agenda kegiatan terdekat, informasi perkembangan pembangunan, buah pena santri, liputan pertanian dan peternakan di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, dan berita-berita menarik lainnya. Tidak ingin ketinggalan informasi terbaru? Silahkan klik tautan ini. (PAI)

Pendidikan: Tombak Kemajuan Bangsa

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir  terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS An-Nisa : 9)

Selamat hari pendidikan nasional.

Pendidikan adalah sebuah investasi jangka panjang untuk generasi muda yang akan menjadi pemimpin bangsa ke depannya. Berikut ini adalah buah pikiran dari Thifal Syahla Apdafiota, santri kelas 8 SMP Al Umanaa Boarding School mengenai esensi pendidikan yang sebenarnya. Silahkan disimak.

****

Perampokan, narkoba, korupsi, pelecehan seksual, prostitusi, pembunuhan, dan berbagai macam kejahatan di Indonesia kian melambung tinggi. Lantas, di mana hasil pendidikan yang telah didapatkan selama ini? Padahal masyarakat Indonesia belajar dari sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi. Bertahun-tahun lamanya perjuangan mereka, apakah hanya untuk mengejar nilai dan titel? Lalu apa arti sekolah yang sebenarnya? Apakah sekolah hanya belajar di dalam ruangan?

Jawabannya tidak, Kawan. Pengertian sekolah adalah belajar hidup, maka sekolah itu adalah kehidupan. Yang paling utama dalam sekolah adalah pembinaan karakter (aqidah) dan perilaku (akhlaq). Melalui sekolah, kita tidak hanya mendapat ilmu akademis, tetapi juga keterampilan. Seperti halnya Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menerapkan lima konsep pendidikan ideal, yaitu membina aqidah islamiyah, membina akhlaq al karimah, mengembangkan ilmu, melatih keterampilan, dan membiasakan pola hidup sehat.

Di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, aqidah dan akhlaq adalah yang paling diutamakan, karena pendidikan aqidah dan akhlaq adalah tombak kemajuan bangsa. Apalah arti jika berilmu tanpa aqidah akhlaq? Saat ini, banyak kalangan pelajar yang berani menantang guru, membangkang, dan berbohong. Maka tak asing lagi jika kita mendengar seorang pelajar menjadi preman dan geng berandalan. Selain itu, tawuran antar pelajar semakin meningkat.

Kegiatan Tahfizh Al Quran
Kegiatan Tahfizh Al Quran

Setelah terwujudnya karakter yang baik, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengembangkan ilmu para santriwan dan santriwati agar memiliki wawasan luas sehingga dapat membaca keadaan dunia. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat” Maka pendidikan itu wajib dimiliki sejak dini.

Selain mengembangkan ilmu yang luas, Al Umanaa juga melatih keterampilan santriwan dan santriwati untuk mengoperasikan suatu pekerjaan secara mudah dan cermat yang membutuhkan kemampuan dasar, atau yang biasa disebut basic ability.

Pada dasarnya, keterampilan dapat dibagi menjadi empat. Yang pertama adalah keterampilan literasi dasar (mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis) maka Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengadakan pelajaran literasi agar bisa melahirkan bibit-bibit penulis hebat. Kemudian keterampilan teknik, contohnya menghitung secara tepat, mengoperasikan komputer, mengoperasikan mesin jahit, dll. Yang ketiga adalah kecerdasan interpersonal, yaitu kemampuan untuk memahami dan memikirkan tempramen, suasana, dan keinginan hati orang lain. Kecerdasan ini bukan bawaan ketika dilahirkan, tetapi merupakan sesuatu yang harus dibina seperti kecerdasan lainnya. Karena itu waktu terbaik untuk membangun keahlian ini adalah ketika masih muda. Kemudian kecerdasan intrapersonal. Kecerdasan ini adalah kemampuan seseorang untuk memahami diri sendiri. Orang-orang yang besar dan pemimpin-pemimpin besar adalah yang memiliki kecerdasan intrapersonal.

Selain empat keterampilan tersebut, keterampilan mengolah alam juga tak kalah penting. Seperti halnya pertanian, peternakan, dan agribisnis. Kita sebagai makhluk Allah harus bisa mengelola alam dengan baik. Maka Pondok Pesantren Modern Al Umanaa tidak hanya menerapkan belajar di dalam ruang, tetapi belajar yang baik adalah belajar di alam. Kita harus bisa berteman dengan makhluk alam, seperti berteman dengan hewan kambing dan tumbuhan.

Tim pertanian umum
Salah satu kegiatan santri di pertanian pisang

من عرف لغة قوم سلم من مكرمهم
“Barang siapa menguasai bahasa suatu kaum, maka ia akan selamat dari tipu daya mereka.”

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa juga melatih santri-santrinya utuk berbicara sehari-hari dengan bahasa asing. Seperti bahasa Inggris, Arab, dan Jepang. Mulai tahun 2016 ini, banyak penduduk negara asing yang memasuki wilayah Indonesia. Dengan demikian, kita harus mempersiapkan diri dengan salah satunya mempelajari bahasa asing.

Konsep pendidikan ideal Pondok Pesantren Modern Al Umanaa yang terakhir adalah membiasakan pola hidup sehat. Pondok Pesantren Modern Al Umanaa membiasakan para santri untuk menjaga pola hidup sehat. Yang pertama adalah dari sisi kebersihan. Setiap Jumat pagi, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengadakan program Jumsih (Jum’at bersih), yaitu membersihkan lingkungam sekitar seperti mencabuti rumput liar, menyapu jalanan yang diselimuti dedaunan kering, dan masih banyak lagi. Maka lingkungan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa sangat hijau jika dipandang. Di setiap asrama pun diadakan piket harian agar kamar dan lingkungan tetap bersih.

Keiatan santri membersihkan lingkungan
Keiatan santri membersihkan lingkungan

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa juga mengadakan program anti plastik. Maka, setiap santri yang berbelanja di toko santri diwajibkan untuk membawa handbag. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi volume sampah. Selain itu, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa juga menerapkan program pengelolaan limbah terpadu. Contohnya, limbah-limbah hasil dari sampah makan ringan diambil dan diolah secara efektif, ada yang dibuat sebagai kerajinan tangan seperti hiasan jendela, tas, dan masih banyak lagi. Untuk sampah kertas, program pengelolaan limbah terpadu mengolahnya dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle).

Dari sisi kesehatan, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa melarang para guru, tamu-tamu, dan terutama para santri untuk merokok. Dampak yang akan ditimbulkan dari hal tersebut adalah tercemarnya udara di lingkungan. Penyakit pun dengan sangat mudah menyerang tubuh perokok aktif dan pasif. Pondok Pesantren Modern Al Umanaa juga membiasakan untuk makan 3 kali sehari dengan gizi yang seimbang, minum 2 liter air mineral, istirahat secukupnya, mandi minimal 2 kali sehari, dan olahraga yang teratur.

Demikianlah pengertian dari sekolah yang sebenarnya. Kita sebagai generasi mudah Indonesia harus melahirkan bibit-bibit yang unggul untuk masa depan negara ini. Hal ini dapat terwujud melalui pendidikan yang baik dan lingkungan yang terhindar dari segala penyimpangan. (TSA)

Open post

Jendela Dunia Al Umanaa

Berbicaralah supaya didengar, menulislah supaya dipahami, dan membacalah supaya besar.

Kalimat tersebut terpampang besar di pintu sebuah ruangan di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, menyambut hangat pengunjung yang haus akan ilmu dari sebuah buku. Ketika bel istirahat berbunyi, ruangan ini akan diramaikan oleh anak-anak yang kemudian akan tenggelam dengan bukunya masing-masing. Itulah perpustakaan Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Budaya membaca bukanlah hal yang asing lagi di telinga santri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa. Pemandangan ini melahirkan optimisme besar di masa depan, melihat bahwa saat ini minat baca masyarakat Indonesia terendah se-ASEAN (UNESCO,2011)

Mari kita berkaca sejenak pada kondisi minat baca masyarakat Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2006, masyarakat Indonesia belum menjadikan kegiatan membaca sebagai sumber utama mendapatkan informasi. Masyarakat lebih memilih menonton televisi (85,9%), mendengarkan radio (40,3%) daripada membaca koran (23,5%). Kemudian berdasarkan data yang dilansir Organisasi Pengembangan Kerja sama Ekonomi (OECD) di tahun 2009, budaya baca masyarakat Indonesia menempati posisi terendah dari 52 negara di kawasan Asia Timur. Kondisi rendahnya minat baca ini pun dibuktikan melalui survei United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di tahun 2011 bahwa indeks membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 (dari seribu penduduk, hanya ada satu orang yang masih memiliki minat baca tinggi).

Buku adalah jendela dunia

 

Makna pepatah tersebut akan semakin dipahami oleh anak ketika dilaksanakan secara konsisten dan tepat sasaran. Penanaman budaya membaca bukanlah sesederhana disampaikan melalui poster dan menggembar-gemborkan bahwa membaca dan menulis itu penting. Anak harus benar-benar dipertemukan dengan ‘dunia’ yang sebenarnya melalui apa yang dibacanya, bukan dongeng-dongengan belaka yang menjadikan anak tidak bisa ‘membaca’ realita di kehidupan sebenarnya.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa memandang hal ini menjadi sebuah kebutuhan yang penting di masa depan, mengingat bahwa generasi saat ini perlahan-lahan pun mulai kehilangan penulis-penulis berkualitasnya. Generasi muda Indonesia, terutama anak-anak, saat ini disajikan tulisan-tulisan ringan seputar kehidupan sehari-hari yang justru cenderung tidak mendidik. Itulah mengapa penanaman dan pembimbingan budaya membaca dan menulis di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa melahirkan program khusus untuk mengawal secara intensif setiap santrinya.

Untuk mendukung pembiasaan membaca santri, selain difasilitasi dengan ketersediaan buku-buku pilihan di perpustakaan, setiap hari santri juga didorong untuk membaca surat kabar nasional yang tersedia di setiap kelas. Melalui surat kabar tersebut, santri akan mendapatkan gambaran kondisi teraktual, baik di daerahnya, secara nasional, maupun internasional.

Untuk melahirkan tulisan-tulisan yang berkualitas, maka harus dimulai dari pembiasaan membaca tulisan berkualitas pula. Maka membaca dan menulis adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Seorang atlet akan terlatih otot-ototnya ketika ia sering berlatih. Begitu pula dengan penulis. Melahirkan penulis yang berkualitas harus dimulai dengan pembiasaan sedini mungkin. Untuk membiasakan santri menumpahkan buah pikirannya dalam bentuk tulisan, Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mewajibkan setiap santrinya untuk menuliskan jurnal harian dalam bukunya masing-masing setiap hari. Dalam buku tersebut, santri dapat menyampaikan apa saja yang didapatkan pada hari itu dan apa yang ingin dicapai di hari esok. Melalui jurnal harian, santri juga dapat melatih kemampuan menulis dalam bahasa asing, disesuaikan dengan bahasa formal yang digunakan pada pekan tersebut, baik dalam bahasa inggris, arab, maupun jepang. Pendidik yang bertugas sebagai wali kamar santri akan memeriksa setiap hari, mulai dari isi tulisan hingga perbendaharaan kata yang digunakan santri.

Catatan harian santri
Catatan harian santri

daily journal 2

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa pun secara khusus membuat kelas literasi dalam kurikulumnya, tidak terkecuali untuk santri yang masih duduk di bangku sekolah dasar hingga yang sudah SMA. Dalam kelas literasi, santri mendapat bimbingan khusus untuk melahap beragam jenis bacaan, seperti tulisan ilmiah, cerita fiksi namun mendidik,  hingga isu terkini di ranah nasional maupun internasional. Dari pembiasaan tersebut, santri akan terlatih dalam keterampilan menyerap informasi dari tulisan, serta mempelajari kaidah penulisan yang baik dan benar dalam bahasa Indonesia.

Usaha penanaman budaya membaca dan menulis di Pondok Pesantren Modern Al Umanaa pun membuahkan hasil. Prestasi-prestasi santri diukir dari keterampilan dan minat menulis. Dari menulis, santri Pondok Pesantren Modern Al Umanaa berhasil mengeluarkan cerpen yang diterbitkan oleh penerbit terkemuka, diundang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Menteri Kesehatan Indonesia, hingga berkesempatan untuk berdialog dengan Gubernur DKI Jakarta.

Tanah subur karena hujan, hati subuh karena iman, pikiran subur karena membaca. Dan menulis adalah cara berdoa agar berumur panjang

Buku adalah jendela untuk membaca dunia bagi Al Umanaa, dan menulis adalah jendela untuk menyampaikan buah pikiran dari Al Umanaa untuk dunia.

Selamat hari buku sedunia.

Sukabumi, 23 April 2016

Posts navigation

1 2 3 4 5 6
Scroll to top