Lebih Dekat dengan Ketua ISMU Terpilih Periode 2018-2019

Tonggak kepengurusan Ikatan Santri Ma’had Al Umanaa (ISMU) kini telah berpindah tangan, ISMU Putra kini dipimpin oleh Muhammad Salman Ibrahim (santri kelas XI IPA) sedangkan ISMU Putri kini dikomandani oleh Muthia Daniyah Achmad (santri kelas X). Dua orang santri SD berkesempatan untuk mewawancarai Ketua ISMU terpilih periode 2017-2018, Ananda Ariel Bramantyo (Bram) dan Dita Kinanti Ayudia Emil (Dita).

Wawancara Ketua ISMU Putra

Bram (B)    :   Assalamualaikum Kak, saya boleh nanya-nanya gak Kak?

Salman (S):   Wa’alaikumusalam, boleh.

(B)                :   Apa sih motivasi Kakak untuk bergabung dengan ISMU?

(S)                :   Mhmm, motivasi Kakak untuk bergabung dengan ISMU ada banyak sih, tapi yang terpenting adalah untuk belajar menjadi pemimpin, karena dalam berorganisasi kita dapat belajar memimpin dan dipimpin.

(B)                :   Keren banget Kak. Terus kalo saya boleh tau, seperti apa sih makna ISMU bagi Kakak?

(S)                :   Makna ISMU bagi Kakak, ISMU itu adalah … sebuah wadah untuk belajar untuk menjadi lebih baik, belajar memperbaiki diri, dan tentu saja untuk belajar berorganisasi.

(B)                :   Oh, jadi kalau saya mau belajar berorganisasi yang baik, saya harus bergabung dengan kepengurusan ISMU dong Kak?

(S)                :   Iya, salah satu wadahnya adalah bergabung dengan ISMU.

(B)                :   Lalu bagaimana perasaan kakak setelah terpilih menjadi ketua ISMU Putra Periode 2017-2018?

(S)                :   Mhmm, bagaimana ya? Menjadi ketua ISMU tentu suatu amanah yang besar karena belum tentu semua orang bisa menjadi Ketua ISMU, jadi Kakak merasa senang dan juga merasa harus lebih bertanggung jawab lagi.

(B)                :   Coba aja santri SD boleh ikut ISMU ya Kak? Saya pasti ikut gabung loh.

(S)                :   Sayangnya belum boleh ya.

(B)                :   Pertanyaan terakhir nih buat Kak Salman, Apa Visi dan Misi ISMU di kepengurusan Kakak nanti?

(S)                :   Visinya ‘Memujudkan organisasi ISMU yang mengayomi anggota dalam pengembangan prestasi secara berkelanjutan’, sedangkan Misinya ada tiga yaitu 1) mewujudkan partisipasi aktif seluruh anggota ISMU, 2) membangun sistem organisasi yang berkelanjutan dan berorientasi sesuai dengan fungsi, dan 3) mengembangkan potensi santri Al Umanaa.

(B)                :   Terima kasih banyak ya Kak atas waktunya, semoga semua program ISMU berjalan lancar Kak.

(S)                :   Aamiin.

 

 

Wawancara Ketua ISMU Putri

Dita (D)         : Assalamualaikum. Selamat siang Kak, saya boleh nanya-nanya gak Kak?

Muthia (M) : Wa’alaikumusalam, Siang Dita.

(D)                  : Kak, hari ini aku mau nanya nih Kak, boleh gak?

(M)                 : Mhmm, boleh.

(D)                  : Masuk pertanyaan pertama yah ka? Apasih motivasi Kakak bergabung dengan ISMU?

(M)                 : Motivasi saya bergabung dengan ISMU, ya ingin belajar berorganisasi dan mencari ladang ibadah.

(D)                  : Pertanyaan kedua, apa sih harapan kakak untuk ISMU ke depannya?

(M)                 : Harapannya untuk ISMU ke depan semoga bisa sesuai dengan Visi dan Misi, yaitu Mandiri, Inisiatif, dan Integritas InsyaAllah. Intinya ingin lebih baik daripada ISMU sebelumnya.

(D)                  : Aamiin, semoga terkabul ya Kak. Pertanyaan terakhir untuk Kakak yaitu apakah Visi dan Misi ISMU di kepengurusan Kakak.

(M)                 : Untuk visinya itu ‘Unggulkan Al Umanaa dengan ISMU yang mandiri, inisiatif, dan berintegritas (Bismillah) dan misinya adalah 1) mengelola keuangan organisasi secara tertib, jadi di sini kita inginnya secara keuangan tidak sepenuhnya bergantung kepada Pondok, 2) Menumbuhkan rasa peka dan tanggap terhadap permasalahan, 3) Mengadakan kegiatan yang mengembangkan keterampilan dan prestasi, 4) Mengelola administrasi secara tertib, jika adminitrasi tertib maka keberjalanan organisasi diharapkan baik, 5) bertanggung jawab dalam menjalankan seluruh program kerja 6) menjadi yang terdepan dalam melaksanakan lima konsep pendidikan idela Al Umanaa atau dengan kata lain menjadi Uswah.

(D)                  : Wah, setuju banget Kak. Aku jadi pengen banget gabung sama ISMU. Terima kasih ya Kak atas waktu dan kesediaannya, Assalamu’alaikum w.w.

(M)                 : Sama-sama Wassalamu’alaikum w.w.

 

Scroll to top