KARYA TULIS: HIKMAH DI BALIK KEKHAWATIRAN

Oleh Dyandra Setiawan (VIII-B) – SMP Al Umanaa Boarding School

Saat ini dunia masih digemparkan dengan adanya Corona. Corona, yaitu virus yang dapat menyebar dengan sangat cepat. Masyarakat saat ini dianjurkan supaya belajar, bekerja, dan berkegiatan lain di rumah untuk menghindari virus corona. Karena virus corona dapat masuk ke tubuh manusia dengan jarak ± 1 meter, maka untuk menghindari persebaran virus corona, masyarakat tidak boleh berdekatan.

Saat ini kasus masyarakat yang terinfeksi Covid-19 ini telah mencapai belasan ribu di Indonesia. Semakin hari, pasien yang terinfeksi semakin menambah. Seiring bertambahnya pasien yang terjangkit virus Corona ini, banyak pula masyarakat yang sadar. Mereka membuat berbagai alat yang dapat menghindari virus tersebut, contohnya masker kain yang dapat dibuat di rumah. Selain itu adapula masker ventilator yang terbuat dari alat pernapasan di laut yang diciptakan oleh orang Italia sebagai negara yang angka kematiannya paling besar.

Banyak berita yang mengkhawatirkan dunia disebabkan oleh adanya virus Corona. Tapi di balik berita yang mengkhawatirkan ini, ada banyak hikmah yang dapat kita ambil. Pertama, orang-orang yang ingin terhindar dari virus Corona akan berpikir semakin kreatif bagaimana menghindarinya dengan cara menciptakan alat yang bermanfaat. Kedua, Allah menurunkan cobaan ini agar  terus bertawakal dan berikhtiar. Dari pandemi ini secara sadar ataupun tidak sadar kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketiga, karena masyarakat dianjurkan untuk berdiam diri di rumah, sebagian keluarga dapat berinteraksi lebih lama. Tetapi, kedekatan dengan keluarga ini bukan berarti diharuskan untuk mudik ke kampung halaman. Dari berbagai ujian yang diberikan, berbagai macam pula hikmah yang dapat diambil.